Megwati sedang berpidato

Megawati : Pidato Makna Pancasila harus menbumi

Liputan389.com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menekankan makna Pancasila harus dapat membumi dalam kehidupan rakyat. Ini agar bangsa Indonesia tidak betul-betul kehilangan arah.

“Memang hari-hari ini bangsa Indonesia mulai kehilangan arah karena betul hanya mendengar pancasila diucapkan saja. Kami PDIP dalam kongres memutuskan ideologi partai kami adalah pancasila, maka saya sebagai penanggung jawab yang diberi tugas harus bisa membumikan Pancasila dalam arti sedalam-dalamnya,” kata Megawati dalam acara Bulan Bung Karno di Jakarta Convention Center, Sabtu (4/6/2016).

Presiden ke-5 RI itu menuturkan,Pancasila harus membumi dengan terus digelorakan sampai seluruh rakyat Indonesia bisa memantapkan kembali Pancasila sebagai ideologi bangsa dan perekat bangsa.

Mega menegaskan, Pancasila adalah filosofi dasar negara sebagai bintang penerang yang memberikan penerangan kepada bangsa. Menurut dia, Bung Karno selaku bapak bangsa pernah menyampaikan tiga cara membumikan Pancasila.

“Pertama segenap rakyat Indonesia harus berdaulat di dalam politik, sehingga tidak terbawa arus globalisasi tanpa arah,” tutur dia.

Kedua, lanjut Megawati, bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri untuk memanfaatkan segala aspek yang dimiliki bangsa.

“Ketiga bangsa Indonesia harus berkepribadian di bidang budaya sesuai dengan slogan bhinneka tunggal ika beragam tetapi satu jua,” Megawati menandaskan.

PDIP menggelar acara peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan ‎Bung Karno di Jakarta Convention Center (JCC) dengan menampilkan beberapa kesenian daerah.

Dalam acara tersebut tampak hadir Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri beserta sejumlah fungsionaris PDIP, Ketua DPR Ade Komaruddin, Ketua DPD RI Irman Gusman, Wakil Ketua DPD RI Faruq Muhammad,

Selain itu, juga hadir politikus Golkar Fadhel Muhammad, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, politikus Demokrat Ruhut Sitompul, dan politikus Hanura Nurdin Tampubolon.

Sedangkan dari kalangan menteri Kabinet Kerja yang hadir adalah Menteri Koordinator Bidang Hukum, Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) L‎uhut Binsar Pandjaitan, ‎Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan Puan Maharani, serta Menteri Agama Lukman Hakim.

Sumber: liputan6

About the Author