PPP Romi: Dukung Ahok, Djan Faridz ‘Berjudi’ untuk Diakui Pemerintah

Liputan389.com – Kubu PPP Djan Faridz telah secara resmi mendeklarasikan dukungannya terhadap Ahok-Djarot di Pilgub DKI 2017. Kubu Romahurmuziy (Romi) menilai manuver Djan tersebut pengingkaran terbesar dalam sejarah kiprah PPP di perpolitikan nasional.

“Sikap politik Djan dan segelintir pengikutnya itu merupakan pengingkaran aspirasi yang luar biasa dan tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah PPP lebih dari 43 tahun sebagai parpol,” kata Sekjen PPP Kubu Romi Arsul Sani melalui pesan singkat, Selasa (18/10/2016).

Menurut Arsul, suara kader PPP dari mulai akar rumput mutlak menolak pencalonan Ahok. Arsul menambahkan, manuver Djan “mencuri hati” pemerintah akan sia-sia.

“Langkah Djan Faridz itu lebih merupakan “perjudian” politiknya dalam usaha mendapatkan pengakuan pemerintah. Saya katakan perjudian karena Djan sedang mempertaruhkan aspirasi seluruh struktur dan akar rumput PPP denga kepentingan pribadi atau kelompoknya,” ungkapnya.

“Dalam Pilkada DKI ini berbeda dengan banyak Pilkada di daerah lainnya. Kalau untuk DKI maka dapat dikatakan bahwa aspirasi struktur dan akar rumput mulai dari alim ulama sampai dengan pemilih setia PPP itu sama, yakni untuk tidak mendukung petahana,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sekjen PPP kubu Djan berpendapat sebaliknya. Mereka meyakini dukungan dari PPP kubu Djan akan berpengaruh besar ke suara Ahok-Djarot.

“Kuat dong, saya kan Dapil DKI,” ucap Sekjen PPP Dimyati Natakusumah kepada detikcom, Selasa (18/10/2016).

Dimyati memang anggota DPR dari daerah pemilih DKI Jakarta III, meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Dimyati punya 68.353 suara yang mengantarkannya ke Senayan.

Menurut Dimyati 10 anggota DPRD DKI asal PPP, semuanya berada di kubu Djan Faridz, termasuk Lulung yang sudah bertemu SBY untuk mendukung Agus-Sylviana. “Abdul Aziz (ketua PPP DKI Romi) itu enggak terpilih jadi anggota DPRD DKI,” ujarnya

sumber:detik.com

About the Author