Ramlan Perampok dan Pembunuh Pulomas Belum Diautopsi

Liputan389.com – Jenazah Ramlan Butarbutar ‘kapten’ perampokan dan pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur, belum diautopsi. Polisi masih menunggu lengkapnya persyaratan.
“Belum diautopsi juga karena persyaratannya belum terpenuhi,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kedokteran Kepolisian RS Polri Kramatjati, Kombes Yusuf Mawadi di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (29/12/2016).

Autopsi jenazah Ramlan Butarbutar masih menunggu lengkapnya syarat dari penyidik
Autopsi jenazah Ramlan Butarbutar masih menunggu lengkapnya syarat dari penyidik

Menurut dia, penyidik belum memenuhi persyaratan autopsi. “Penyidik (belum memenuhi syarat). Jadi karena memang persyaratan belum terpenuhi, ada yang belum lengkap,” ujar Yusuf.

Selain itu, kata dia, keluarga juga belum mengkonfirmasi terkait jenazah Ramlan.

Hal senada disampaikan Kepala Humas RS Polri AKBP Luh Ike Kristiani. Dia mengatakan RS Polri belum menerima surat untuk autopsi jenazah Ramlan. “Autopsi belum dilakukan, baru diserahkan. (Autopsi) Tergantung penyidik, belum ada surat untuk autopsi tapi yang pasti di ruang jenazah lah ya,” ujar Ike.

Baca Juga : http://www.liputan389.com/2016/12/29/ramlan-perampok-dan-pembunuh-pulomas/

Ike juga menjelaskan kondisi pelaku perampokan, Erwin Situmorang. Erwin yang ditembak polisi di bagian kaki ini dibawa ke ruang Operatie Kamer (ruang operasi) untuk pembersihan luka. “Ya tadi ke OK, lalu ke ruang penindakan, lalu rontgen. Itu kan membersihkan serpihan peluru, masih ada serpihan-serpihannya. Kalau yang di sini (Erwin) dirawat dulu, mana kala dia sudah memungkinkan baru bisa diperiksa,” papar Ike.

masih belum ada nya penyidikan dan belum ada nya persetjuan untuk autopsi
masih belum ada nya penyidikan dan belum ada nya persetjuan untuk autopsi

Ramlan Butarbutar tewas kehabisan darah setelah ditembak kakinya oleh polisi. Ramlan ditembak karena melawan polisi dengan pedang.

Bersama rekannya, Erwin Situmorang yang juga pelaku perampokan Pulomas, Ramlan dibekuk di tempat persembunyiannya di rumah kontrakan di Rawalumbu, Bekasi, pada Rabu (28/12) siang. Erwin Situmorang juga mengalami luka tembak di bagian kaki karena berusaha melarikan diri dari kejaran polisi dan saat kini masih dirawat di RS Polri.

 

About the Author