Ahok geram dengan keterangan saksi sidang hari ini

Liputan389.com – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok geram dengan keterangan sejumlah saksi yang hadir pada sidang hari ini. Salah satunya keterangan dari Sekjen DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin sang pelapor dugaan penistaan agama Ahok.

Pilih no 2
Pilih no 2

Usai sidang, Ahok mengatakan geram dengan keterangan Novel yang mengaku telah menerima banyak telepon dari warga Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Novel Chaidir Hasan Bamukmin sang pelapor itu mengatakan warga Kepulauan Seribu yang meneleponnya menilai Ahok menistakan agama.

Menurut Ahok, saksi atas nama Novel Chaidir Hasan Bamukmin ini malu mengakui pernah bekerja di perusahaan Amerika. “Saya pikir dia malu tidak boleh dipimpin oleh yang tidak seiman. Pizza Hut kan punya Amerika. Dia tulis Fitsa Hats,” kata Ahok.

“Ini saksi atas nama Habib Novel dan menuduh saya membunuh dua anak buahnya. Kalau ketahuan dia saksi palsu, saya harap dia dipenjara 7 tahun,” imbuh Ahok.

Novel mengakui dirinya memang pernah bekerja di Pizza Hut. “Iya, 24 tahun yang lalu,” jawab Novel singkat.

Sebelumnya, dalam persidangan keempat ini Sekjen DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin menyerahkan surat kepada majelis hakim yang berisikan permohonan menahan Ahok.

“Saya menyampaikan surat ke hakim permohonan penahanan, karena Ahok sudah mengulangi perbuatannya lagi,” ujar Novel.

Ahok dinilainya sudah berulang kali menistakan dan menyerang agama. Karena itu, ia meminta agar majelis hakim menahan Ahok.

 

  • Minta Ahok Ditahan, Novel FPI Ajukan Surat Permohonan ke Hakim

novel chaidir hasan bamukmin

Sekjen DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin mengaku telah menyerahkan surat kepada majelis hakim yang berisikan permohonan menahan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Saya menyampaikan surat ke hakim permohonan penahanan. Karena Ahok sudah mengulangi perbuatannya lagi,” tutur Novel di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017).

Ahok dinilai sudah berulang kali menistakan dan menyerang agama Islam. Karena itu, ia meminta agar majelis hakim menahan Ahok.

“Ahok ini satu-satunya penista agama yang tersangka sampai saat ini (masih bisa) lolos,” ujar dia.

Novel menyebut, dalam persidangan, pengacara Ahok sempat bertanya mengapa tidak terlebih dahulu dinasihati. Sebab persoalan tersebut akan lebih baik jika diselesaikan dengan cara itu.

“Saya bilang enggak perlu dinasihati. Kalau Ahok itu mengucapkan sekali, enggak perlu nasihati. Tapi ini berkali-kali,” kata dia.

“Saya katakan bahwa kita ini bisa yaitu tabayyun (klarifikasi). Tapi bukan untuk kejadian yang berkali-kali seperti yang Ahok mengulangi-mengulangi lagi,” Novel menandaskan.

 

About the Author