Imam besar Front Pembela Islam (FPI) KH Rizieq Shihab

Liputan389.com – Setelah di laporkan oleh dia pihak , Imam besar Front Pembela Islam (FPI) KH Rizieq Shihab kembali di laporkan ke polisi .Ceramah Rizieq pada 25 december lalu menjadi poin yang di laporkan oleh Liputan389.

habib-rizieq

Kami dari Liputan389 bermaksud untuk melaporkan saudara Rizieq Shihab tentang penyebaran kebencian untuk memecah belah persatuan dan kesatuan Republik Indonesia dan memecah belah Islam  ” ujar koodinator Rumah Pelita Slamet Abidin kepada wartawan di mapolda, metro jaya jakarta,  jumat (30/12/2016)

Slamet menyesal ceramah Rizieq yang di nilai telah memperolok keyakinan Umat Kristiani yang dapat memecah belah kerukunan beragama ” saudara Rizieq Shihab betul betul telah mengobok obok keyakinan Agama lain , kami dari umat Islam sangat menyesal ceramah yang mengandung DARA dan Pemecah belah kerukunan umat beragama “Imbuhnya

Adapun yang di laporkan bernomor LP/6422/XII/2016/Di treskrimsus, Slamet melaporkan Rizieq atas tuduhan pasal 156 dan 156a KUHP jo Pasal 28 Ayat (2) jo pasal 45 ayat (2) UU RI no 19 Tahun 2016 tentang perubahaan UU No 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) . Dalam laporan itu, slamet melapirkan bukti rekaman youtube dan flashdisk.

Sementara itu , John Paul selaku anggota rumah pelita mengatakan , laporan tersebut bukan untuk memperdebatkan masalah Teologi . ” kita tidak mau ikut terlibat dalam perdebatan teologis ya antara Islam-Kristen face to face diberikan seperti itu tidak, tidak mau kita seperti it, ” ujar john

Hanya saja ia menilai, klaim  kebenaran soal keyakinan Rizieq itu menyudutkan keyakinan Agama lain, dia klaim kebenaran agamanya yang di jadikan untuk menyerang ajaran Agama lain , saya pikir ini tidak di benarkan karena kira ini negara hukum dan punya pasal 165a itu saya kira terjeratnya di situ dan itu dilaporkan di sana soal itu, ” terang john.

selain soal ceramah mengenai ‘Yesus’ , john menambahkan , pihaknya juga melaporkan Rizieq soal penghasutan .” selain itu kita juga melaporkan Rizieq Shihab mengenai anjuran penghasutan membunuh pendeta pada 16 agsutus 2015 , ceramah di GBK , senayan, “urainya.

ini merupakan ketiga kalinya Rizieq dilaporkan ke Polisi terkait ceramah pada 25 desember . terkait pelaporan ini , Rizieq mengatakan bawah itu merupakan hak setiap warga negara.

” saya pikir setiap warga negara boleh boleh saja untuk melaporkan seseorang yang mana saja dianggap melanggar hukum di republik ini. “kata Rizieq kepada wartawan saat jumpa pers di Medan, sumut, rabu (28/12/2016).

dia menurutkan, laporan yang ditujukan kepadanya adalah salah alamat. ” adapun saya Pribadi yang di laporkan, saya menilainya salah Alamat karena kita sekarang sedang bicara soal dogma,” sambungnya.

rizieq menerangkan , Islam punya Dosktrin ajaran agama bahwa TUHAN tidak beranak, sementara, selanjutnya, umat Kristiani punya Doktrin ajarin trinitas.

“Dogma itu bukan ranah pelaporan. dogma itu biarkan ada di masing masing agamanya. saya tekankan sekali lagi tolong di pahami itu adalah persoalan Dogma yang tidak boleh masuk ke ranah pelaporan. tapi, itu ranah privasi ajaran agama, ” urainya

“yang tidak boleh adalah kita salaing menghina antar umat beragama. tidak bole mencaci maki agama lain, itu tidak boleh , ” katanya.

About the Author