Seorang kakek Tegal gemas Mencubit Pipi Bapak Basuki tjahaja purnama (Ahok)

Liputan389.com¬†–¬†Calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok blusukan di Tegal Alur, Jakarta Barat, Rabu 8 Februari 2017. Kedatangan Ahok mencuri perhatian warga di kawasan itu. Tak hanya ibu-ibu, sosoknya menarik perhatian sejumlah kakek.

hqdefault

Mereka berebut menyalami mantan Bupati Belitung Timur itu. Mereka juga mengajak Ahok berbicara soal lingkungannya. Salah satunya seorang kakek yang dipanggil Pak Haji oleh warga lainnya.

Kakek berpeci putih dan mengenakan kemeja krem tersebut antusias mendekati Ahok. Dia kemudian memegang lengan Ahok dan mengadukan soal permasalahannya. Ahok lalu menyarankannya untuk mengirim surat ke Pemprov DKI.

“Kirim surat saja Pak ke Balai Kota DKI. Kalau sekarang enggak enak karena lagi pilkada,” Ahok menjelaskan.

“Oh, kirim surat ke Balai Kota ya Pak,” jawab kakek itu.

“Nanti saya catat nomor teleponnya ya,” kata Ahok lagi.

Pria tersebut pun mengiyakan perkataan Ahok. Mulai dari sinilah, sang kakek mulai geregetan.

“Iya. Pak, Pak Ahok niiih….” Belum juga menyelesaikan kalimatnya, kakek itu mengarahkan tangan kanannya ke pipi kiri Ahok. Namun kemudian, dia berubah pikiran, mengangkat kedua tangannya ke wajah Ahok dan mencubit pipi gubernur nonaktif tersebut.

Ahok pun berusaha menjauhkan wajahnya untuk melepas cubitan sang kakek. Saat ajudan Ahok mendekatinya, barulah kakek itu melepaskan tangannya dan berlalu.

Ahok hanya bisa tersenyum melihat ulah kakek tersebut dan melanjutkan blusukannya.

Ternyata, sang kakek tidak menyerah begitu saja. Saat Ahok sibuk foto bersama sejumlah warga, dia kembali mendekat. Dia kembali menanyakan keseriusan Ahok untuk menangani masalahnya.

“Iya, nanti nomor telepon bapak saya catat,” ujar Ahok sembari meminta ajudan mencatat nomornya.

“Yaa…Pak Ahok,” tukas kakek tersebut sembari menekan pipi Ahok dengan kedua tangannya.

Ahok dan ajudannya kembali hanya bisa tertawa.

Ahok Janji Beri Lansia Pensiun Hingga Rp 1 Juta Perbulan

Calon Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berencana memberi uang pensiun bagi para lansia yang kurang mampu. Rencana Ahok itu diwacanakan setelah menemukan banyak orangtua yang telah berumur, namun tidak dapat membiayai hidupnya.

Ahok blusukan di Ciracas
Ahok blusukan di Ciracas

“Kita temukan banyak sekali ibu lansia enggak bisa kerja sama sekali, akan kita kasih uang pensiun. Kita bantu nih,” ujar Ahok di Kawasan Tegal Alur, Jakarta Barat, Rabu (8/2/2017).

Bentuk uang pensiun itu nantinya mirip Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang akan diberikan tiap bulan secara non tunai sebesar Rp 600 ribu – Rp 1 juta. “Kirim uang, kisaran Rp 600 ribu- Rp 1 juta,” ucap Ahok.

Menurut Ahok, program tersebut sudah lama dijalankannya. Namun, lantaran menggunakan uang operasionalnya, jumpah lansia yang dapat dibantu masih terbatas. Ahok pun menjanjikan bila terpilih kembali, dia akan memasukkan anggaran pensiun lansia di APBD DKI.

“Sudah lama lakukan sebenarnya,” Ahok menandaskan.

Sedangkan untuk lansia yang masih dapat bekerja, Pemprov akan memberikan bantuan modal. Selain itu, bagi lansia yang tak lagi yang mengurus, Ahok mengaku akan membuatkan rumah khusus. Saat ini, rumah lansia yang dimaksud sedang dalam proses pembangunan oleh Pemrov DKI.

“Kalau ketemu nenek-nenek umur 70 tahunan masih usaha bikin nasi uduk macem-macem, nah kita modalin karena dia gak perlu dipelihara. Tapi kalau dia enggak bisa kerja sama sekali, enggak ada keluarga, itu yang kita siapin di Ciangir. Itu villa jompo kita tanggung hidupnya,” Ahok menandaskan.

About the Author