Debat Pilkada DKI diSelenggarakan KPU Sebanyak 3 Putaran

Liputan389.com – Debat Pilkada DKI telah selesai diselenggarakan KPU sebanyak tiga putaran. Sejak Debat Pilkada DKI putaran pertama pada 12 Januari, Twitter menganalisa percakapan melalui tagar #Debat1PilkadaDKI.

Twitter mengurutkan posisi berdasarkan jumlah Tweet yang menyebutkan nama dan/akun Twitter para kandidat.

“Urutan ini tidak menunjukkan sentimen tertentu terhadap para kandidat,” kata Twitter Indonesia seperti dilansir Antara, Sabtu (11/2/2017).

 

Posisi pertama ditempati Ahok yang memiliki akun Twitter @basuki_btp dengan total 2,5 juta tweet. Agus Yudhoyono (@agusyudhoyono) berada di posisi kedua dengan total 1,4 juta tweet, dan Anies Baswedan (@aniesbaswedan) diperbincangkan dalam 910.000 tweet.

Twitter juga memaparkan animo penggunanya saat debat final Pilkada DKI Jakarta berlangsung semalam. Berdasarkan elemen Live dan real-time, Twitter menunjukkan tingginya animo pengguna Twitter terhadap calon Gubernur favorit mereka.

Setidaknya ada 600.000 Tweet terkait #DebatFinalDKI. Sementara itu, antusiasme masyarakat mencapai puncaknya pada pukul 21.30 WIB tadi malam dengan jumlah Tweet 1.800 per menit.

Pembawa acara Alfito Deannova Ginting berfoto bersama para paslon Pilgub DKI usai Debat Cagub DKI Jakarta putaran ketiga di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2).(Liputan389.com/Faizal Fanani)
Pembawa acara Alfito Deannova Ginting berfoto bersama para paslon Pilgub DKI usai Debat Cagub DKI Jakarta putaran ketiga di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2).(Liputan389.com/Faizal Fanani)

Usai Debat Cagub DKI, Siapa Paling Sedot Perhatian Netizen?

Debat cagub DKI putaran ketiga yang berlangsung Jumat, 10 Februari 2017 malam masih menjadi topik perbincangan favorit netizen.

Tema debat kali ini mengenai masalah kependudukan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta dengan empat subtema, yaitu pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, antinarkotika, dan kebijakan untuk disabilitas.

PoliticaWave merekam respons netizen di media sosial secara detail selama acara debat cagub DKI. Secara keseluruhan pasangan nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat, mendominasi percakapan netizen sebesar 52 persen. Namun dengan margin antara sentimen positif dan negatif sebesar 4.582.

Pasangan nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mendapatkan perhatian cukup besar dari netizen sebesar 37 persen dengan margin antara sentimen positif dan negatif sebesar 4.170.

Sementara pasangan nomor urut 1, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, hanya berhasil mendapatkan 11 persen jumlah percakapan, dengan margin antara sentimen positif dan negatif sebesar 1.957.

“Dari hasil analisis di atas dapat kita simpulkan bahwa pendukung masing-masing paslon telah cukup baik mengangkat sentimen positif untuk paslon dukungannya di setiap segmen,” ujar pendiri PoliticaWave, Yose Rizal, dalam siaran persnya, Sabtu (11/2/2017).

Debat cagub DKI putaran ketiga yang berlangsung Jumat 10 Februari 2017 malam masih menjadi topik perbincangan favorit netizen.
Debat cagub DKI putaran ketiga yang berlangsung Jumat 10 Februari 2017 malam masih menjadi topik perbincangan favorit netizen.

Perhatian netizen terhadap pasangan Ahok-Djarot, kata dia, masih sangat besar seperti pada debat-debat sebelumnya.

Dalam debat cagub DKI putaran ketiga ini, kata Yose, netizen menilai penyampaian Ahok terkait visi-misi jauh lebih detail dan sistematis. Jawaban Ahok-Djarot terhadap pernyataan kandidat lain juga dinilai tepat sasaran dan sesuai data.

Isu positif Ahok yang diperbincangkan netizen antara lain pembangunan RPTRA, rehabilitasi pengguna narkoba di semua RS, tutup tempat hiburan yang ada transaksi narkobanya. Kemudian, sebagai pelopor UU Disabilitas, dan bus ramah disabilitas.

Sementara, untuk isu perempuan, Ahok juga mendapat tanggapan positif karena memberikan tempat tinggal di kompleks polisi untuk para perempuan korban kekerasan rumah tangga.

Percakapan negatif terkait Ahok saat debat cagub DKI salah satunya menyinggung kinerja Pemprov DKI yang belum maksimal menangani kasus kekerasan pada perempuan dan pemberantasan narkoba.

Penampilan Anies, kata Yose, juga dinilai lebih bagus dibanding debat-debat sebelumnya, di mana kini lebih melibatkan data dan berbicara to the point sesuai topik yang dibahas. Namun masih beberapa netizen yang menilai Anies masih kurang konkret dalam memaparkan program unggulannya.

Isu positif dari netizen adalah soal program OK OCE yang digagas Anies-Sandi serta keduanya bicara lebih santun.

Sementara, Agus, kata Yose, mendapat banyak pujian karena penampilannya yang jauh lebih santai dan berbicara menggunakan data. Para pendukung juga gencar mengunggah tagar dukungannya untuk Agus di sepanjang debat seperti #AHYSylviMenangDebat dan #AgusSylviMenangDebat.

Respons positif netizen juga soal penampilan Agus yang disebut ganteng. Serta apresiasi soal janji tata PKL tanpa menggusur.

Sementara pasangannya, Sylviana, mendapat banyak kritik terkait pernyataannya yang kerap blunder dan tidak sesuai data. Agus dan Anies juga mendapat kritikan dari netizen terkait penyampaiannya yang terlalu agresif dalam menyerang petahana saat debat cagub DKI.

About the Author