Kampanye Senyap Ahok dan Paket Hemat Anies di Awal Putaran Kedua

Liputan389 – Genap 4 hari kampanye putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 berlangsung. Cagub-cawagub DKI Jakarta punya strategi dan gaya tersendiri dalam bertarung merebut suara warga Ibu Kota.

b480090a-bc97-4b30-9213-fb6156018450_169
Putaran Ke 2 : Ahok & Anies

KPU DKI Jakarta menetapkan kampanye putaran kedua ini akan berlangsung mulai 7 Maret hingga 15 April 2017. Warga DKI Jakarta akan menggunakan hak pilihnya dalam pencoblosan pada 19 April mendatang.

Cagub-cawagub DKI Jakarta bersama tim sukses telah menyusun serangkaian agenda untuk mengisi kampanye. Cagub-cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat tidak akan mengadakan jamuan makan malam seperti pada putaran pertama. Mereka lebih fokus pada kegiatan sosialisasi alias blusukan agar bisa lebih dekat kepada masyarakat dan melihat langsung kondisi serta permasalahan masyarakat.

Selama 3 hari kampanye putaran kedua berlangsung, Ahok tidak melakukan kegiatan kampanye. Ia melakukan sejumlah aktivitas, seperti menghadiri persidangan kasus dugaan penistaan agama, menghadiri pertemuan dengan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, rapat membahas video kampanye, bahkan diam-diam mengunjungi seorang warga yang sakit. Ahok juga tidak tahu saat ditanya agenda kampanye pada Jumat, 10 Maret ini. Sedangkan cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga tidak melakukan kegiatan kampanye selama dua hari hingga Jumat ini. Djarot akan bertolak ke Surabaya untuk berziarah ke makam orang tua dan makam Sukarno.

Juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot, Eva Kusuma Sundari, mengatakan pihaknya akan mulai gencar blusukan pekan depan. “Kami kencengin blusukan, start minggu depan. Strategi sudah ada, tinggal eksekusi. Tim sudah gerak, cuma nggak heboh seperti mob dance. Yang penting menang deh,” ujar Eva melalui pesan singkat pada Kamis, 9 Maret 2017.

Berbeda dengan aksi Ahok dan Djarot yang senyap, pasangan nomor urut 3 Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno langsung melakukan kampanye dengan blusukan ke sejumlah titik saat kampanye pilkada putaran kedua sudah dimulai.

Mereka siap melakukan kampanye dengan paket hemat di Pilkada DKI Jakarta. Anies berharap relawan dan tim suksesnya menjaga kedisiplinan di momentum Pilgub DKI putaran kedua ini. Momentum ini juga akan dimanfaatkannya dengan blusukan di media sosial.

“Kampanye kami paket hemat, tapi itu perlu kedisiplinan. Menjaga momentum itu luar biasa dengan apa yang kami raih ini,” ujar Anies saat mengisi sambutan di Rakornas PKS, di Hotel Bumi Wiyata, Depok, pada Senin, 6 Maret 2017.

Sandiaga juga berharap semua kegiatan dilakukan dengan mempertimbangkan penghematan dana. Dia tidak akan mengikuti jejak cagub Ahok yang melakukan penggalangan dana. Sandiaga akan berfokus mendulang suara di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Beberapa Kali Kampanye ‘Senyap’, Ahok: Biar Enggak Terlalu Ramai

Liputan389 – Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa hari ini mengadakan kegiatan tanpa mengajak media untuk meliput. Ahok mengungkapkan alasan mengapa dalam beberapa hari ini dia terkesan ‘senyap’ dalam melakukan kampanye.

ahok-new
Ahok: Biar Enggak Terlalu Ramai

Ahok mengatakan bahwa dia tidak ingin terlalu ramai saat melakukan blusukan. Alasannya, karena terlalu ramai dia susah untuk bertemu dengan warga.

“Enggak (diam-diam) juga, kan biar nggak terlalu ramai, juga kan. Kita kalau terlalu ramai susah jalannya, ketemu orang juga susah,” kata Ahok saat ditemui di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (10/3/2017).

Ahok menyangkal bila dia tidak mau melibatkan media dalam kegiatan kampanyenya. Menurutnya, dia sudah melakukan kampanye tanpa mengajak media sejak dulu.

“Kayaknya dulu juga. Media juga ikut kalau tahu (blusukan),” ujar Ahok.

Seperti diketahui, sejak kampanye Pilgub DKI 2017 putaran kedua dimulai, Ahok beberapa kali melakukan beberapa kunjungi tanpa diketahui oleh media. Terakhir, Ahok melakukan blusukan untuk menemui salah satu warga yang sedang sakit di Jatinegara, Jakarta Timur pada Kamis (9/3) lalu tanpa sepengetahuan media. Kegiatan Ahok tersebut hanya disebarkan olehnya lewat siaran langsung di akun Facebook miliknya.

Ini Wilayah yang Dikunjungi Ahok Selama Kampanye ‘Senyap’

Liputan389 – Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa hari ini melakukan kampanye ‘senyap’ menyapa warga tanpa diketahui oleh media. Ahok mengatakan bahwa sudah beberapa lokasi yang dia kunjungi selama kampanye ‘senyap’.

 

1808bdb8-4b82-4962-b51b-06a10c30ca1d_169
Wilayah yang Dikunjungi Ahok Selama Kampanye ‘Senyap’

“Blusukan terus kok, cuma nggak perlu kasih tahu kamu (media) kan,” kata Ahok usai pertemuan dengan DPD Partai Golkar DKI di Kantor DPD Golkar DKI, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).

Ahok juga membeberkan beberapa tempat yang sudah dikunjunginya selama kampanye ‘senyap’. Wilayah tersebut berada di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

“Rawa Buaya, Jatinegara, Rawa Buaya. Tadi aku ke Jagakarsa kok, tadi pagi ke Jagakarsa,” sebut Ahok.

Sebelumnya, Ahok mengungkapkan alasan mengapa dalam beberapa hari ini dia terkesan diam-diam untuk melakukan kampanye. Ahok mengatakan bahwa dia tidak ingin terlalu ramai saat melakukan blusukan. Alasannya, karena terlalu ramai dia susah untuk bertemu dengan warga.

“Nggak (diam-diam) juga, kan biar nggak terlalu ramai juga kan. Kita kalau terlalu ramai susah jalannya, ketemu orang juga susah,” kata Ahok saat ditemui di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (10/3).

Ahok menyangkal bila dia tidak mau melibatkan media dalam kegiatan kampanyenya. Menurutnya, dia sudah melakukan kampanye tanpa mengajak media sejak dulu.

“Kayaknya dulu juga. Media juga ikut kalau tahu (blusukan),” ujar Ahok.

 

Tags :

About the Author