Silaturahmi ke Keluarga Cak Nur, Ahok Diberi Buku

Liputan389 –┬áCagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengadakan pertemuan tertutup dengan keluarga almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur). Ahok mengaku hanya bersilaturahmi dan mengajak nonton bareng.

ahokk2
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengadakan pertemuan tertutup dengan keluarga almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur).

“Kalau fisik, saya pernah (bertemu Cak Nur) waktu saya kuliah di Prasetiya Mulia. Saya kuliah di Prasetiya Mulia, hampir tiap sebulan sekali (Cak Nur) diundang jadi pembicara di Prasetiya Mulia, kan saya kuliah S2 (di sana),” ujar Ahok di kediaman almarhum Cak Nur di Jalan Johari, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017).

Karena sering hadir saat Cak Nur menjadi pembicara di kampus, Ahok mengaku paham soal keislaman yang diajarkan Cak Nur. Saat itu, Cak Nur mengajarkan bahwa nilai-nilai Islam bisa ada di Indonesia tanpa perlu adanya sebuah partai.

“Kemarin sempat mau nonton. Terus dengar pas mau nonton, beliau (istri Cak Nur) kurang sehat. Perlu istirahat. Terus kalau sama Yudi sudah lama kenal. Ya sudah mampir saja,” imbuhnya.

Saat ditanya soal pesan dari keluarga Cak Nur pada dirinya, Ahok mengatakan bahwa dia mendapatkan buku ‘Ensiklopedia Nurcholish Madjid’. Istri Cak Nur, Omi berharap buku tersebut bisa membuat wawasan Ahok lebih luas soal pemikiran- pemikiran Cak Nur.

“Saya dapat buku,” ujar Ahok.

“(Buku) Ensiklopedia Nurcholish Madjid. Ada empat jilid kan itu. Mudah-mudahan dengan itu bisa dibaca oleh Pak Ahok, sehingga membuka wawasan yang lebih luas lagi,” timpal Omi.

Saat disinggung soal pesan khusus darinya untuk Ahok, Omi mengaku tidak ada pesan khusus pada cagub petahana itu. Dia juga mengatakan bahwa Ahok datang hanya untuk bersilaturahmi.

“Nggak ada (pesan khusus pada Ahok). Tidak ada pesan dari Ahok, hanya silaturahmi saja yang sudah kenal Cak Nur dulu sebagai muridnya. Terus ya dengar saya agak nggak sehat terus mampir saja,” ujar Omi

Kenangan Ahok soal Sosok Cak Nur

717-ahok__menengok_istri_mendiang_cak_nur_ommy_komariah_madjid_netralnewsadiel_manafe-718x452
mengenang sosok Nurcholish Madjid (Cak Nur) semasa ia mengenyam pendidikan strata 2 di Universitas Prasetiya Muli

Liputan389 –┬áCalon guberur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengenang sosok Nurcholish Madjid (Cak Nur) semasa ia mengenyam pendidikan strata 2 di Universitas Prasetiya Mulia. Menurut Ahok, Cak Nur kerap diundang ke kampusnya sebagai pembicara.

zys3jo1y8qwbjdwktar4
“Kalau fisik, saya pernah (bertemu Cak Nur) waktu saya kuliah di Prasetiya Mulia. Saya kuliah di Prasetiya Mulia, hampir tiap sebulan sekali (Cak Nur) diundang jadi pembicara di Prasetiya Mulia, kan saya kuliah S2 (di sana),” ujar Ahok di kediaman almarhum Cak Nur di Jalan Johari, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017).

Karena sering hadir saat Cak Nur menjadi pembicara di kampus, Ahok mengaku paham soal keislaman yang diajarkan Cak Nur. Saat itu, Cak Nur mengajarkan bahwa nilai-nilai Islam bisa ada di Indonesia tanpa perlu adanya sebuah partai.

“Makanya konsep Cak Nur, saya tahu sekali. Salah satu ya ingin nilai-nilai agama Islam itu ada di kita, tanpa perlu membentuk partai,” ujar Ahok.

Sore ini, Ahok bersilaturahmi ke kediaman Cak Nur. Pertemuan dihadiri oleh istri Cak Nur, Omi Komariah Madjid dan peneliti Yudi Latif.

Saat ditanya soal pesan dari keluarga Cak Nur pada dirinya, Ahok mengatakan bahwa dia mendapatkan buku ‘Ensiklopedia Nurcholish Madjid’. Istri Cak Nur, Omi berharap buku tersebut bisa membuat wawasan Ahok lebih luas soal pemikiran- pemikiran Cak Nur.

“(Buku) Ensiklopedia Nurcholish Madjid. Ada empat jilid kan itu. Mudah-mudahan dengan itu bisa dibaca oleh Pak Ahok, sehingga membuka wawasan yang lebih luas lagi,” ujar Omi

Tags :

About the Author