Penangkapan Ridho Rhoma, Polisi Terima Laporan Ada Pesta Narkoba

Liputan389 – Penyanyi Ridho Rhoma ditangkap karena mengonsumsi narkoba. Penangkapan Ridho diawali dari laporan masyarakat.

kasus-narkoba-ridho-rhoma-satu-orang-jadi-dpo-kepolisian
Penyanyi Ridho Rhoma ditangkap karena mengonsumsi narkoba.

“Di mana kasus ini merupakan hasil penyelidikan intensif dan temuannya informasi dari masyarakat,” kata Kapolres Jakbar Kombes Roycke Langie dalam jumpa pers di Polres Jakbar, Jl S Parman, Jakarta Barat, Sabtu (25/3/2017).

Polres Jakbar menerima laporan soal rencana pesta narkoba di sebuah hotel di Jakbar. Dari laporan itu, anggota Polres Jakbar, dipimpin oleh AKP Supriyatin, lalu melakukan penyelidikan di sekitar area hotel.

“Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata benar datang seorang laki-laki dengan ciri-ciri mirip seperti yang disebutkan turun dari mobil menuju lift hotel sekitar pukul 04.00 WIB,” ujar Roycke.

“Pada saat orang tersebut akan naik lift, tim Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan penyelidikan dan penggeledahan terhadap orang tersebut,” imbuhnya.

Dari penggeledehan di mobil Ridho, ditemukan narkoba jenis sabu seberat 0,7 gram. Polisi lalu menggelandang Ridho ke Polres Jakbar.

Ridho Rhoma Tersangka Narkoba, ini Respons Rhoma Irama

Liputan389 – Ridho Rhoma ditetapkan jadi tersangka kasus narkoba karena kedapatan membawa sabu. Sang ayah, Raja Dangdut Rhoma Irama mengaku belum mendengar kasus yang menjerat putranya.

5528bed26ea834d4308b4567
Sang ayah, Raja Dangdut Rhoma Irama mengaku belum mendengar kasus yang menjerat putranya.

“Saya belum dengar (Ridho ditangkap),” kata Rhoma saat ditemui di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (25/3/2017).

Rhoma mengaku belum mendapat informasi. Saat ini dia memang sedang sibuk mengurus acara Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) di wilayah Jakarta Utara.

“Soalnya tiga hari ini saya fokus ke acara Munas PAMMI,” ujar Rhoma.

Ridho ditangkap di sebuah hotel di wilayah Jakarta Barat, Sabtu (25/3) pukul 04.00 WIB dini hari tadi. Ridho ditangkap karena terbukti memiliki narkoba jenis sabu dengan berat 0,7 gram.

Selain menangkap Ridho, polisi juga menangkap pemasok narkoba berinisial MS alias Ian. Ada satu orang berinisial A yang juga diincar polisi di kasus ini namun masih buron.

Urutannya, Ridho mendapat narkoba dari Ian. Nah, Ian mengaku mendapat narkoba dari A.

Ridho Rhoma Tersangka Narkoba, Sandiaga: Dia Korban

Liputan389 – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ikut prihatin atas tertangkapnya Ridho Rhoma dalam kasus narkoba. Sandiaga menyebut, Ridho hanyalah korban dari pergaulannya selama ini.

070301900_1487418490-Sandiaga_Uno
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ikut prihatin atas tertangkapnya Ridho Rhoma

“Saya yakin Mas Ridho bisa direhabilitasi karena beliau korban, bukan pengedar, justru korban yang mungkin gaya hidup yang ada di sekelilingnya, terperosok di kasus ini, saya doakan badainya segera berlalu dan Mas Ridho pulih,” kata Sandiaga di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (25/3/2017).

Sandiaga menambahkan, narkoba merupakan masalah serius di Jakarta. Ia mengatakan pengentasan kebodohan dan kemiskinan akan dapat mengatasi masalah narkoba.

“Ini menunjukkan bahwa Jakarta betul-betul darurat narkoba dan ini bisa menerpa siapapun juga mau itu adalah seorang yang sangat terkenal. Saya juga ada beberapa anggota keluarga yang terterpa narkoba,” katanya.

“Dan ini menunjukkan kita harus berperang secara all out untuk memastikan masa depan anak-anak kita dan masa depan generasi muda Jakarta itu bersih dari narkoba,” imbuh Sandiaga

Soal kasus narkoba sendiri, cawagub yang didukung oleh Partai Idaman itu mengatakan akar pemasalahannya adalah pendidikan dan ekonomi. Untuk itu Sandiaga bersama pasangannya di Pilgub DKI, Anies Baswedan, siap menangani apabila terpilih.

“Masalah akar itu di pendidikan dan ekonomi. Itu yang harus kita bersihkan masalah tersebut, dan lingkungan yang bersih dimulai dari keluarga. Pendidikan harus masuk, dari basis sekecil mungkin dari keluarga,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pedangdut Ridho Rhoma ditangkap polisi terkait kasus narkoba jenis sabu. Ridho terancam hukuman empat tahun penjara.

Anak dari raja dangdut Rhoma Irama ini dikenakan pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 Jo pasal 132 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk Pasal 112 sendiri diketahui ancaman hukumannya paling cepat 4 tahun penjara, sementara itu ancaman hukuman yang diatur Pasal 127 paling lama adalah 4 tahun, dan pasal 132 ancaman hukuman paling sedikit 20 tahun penjara serta paling berat adalah hukuman seumur hidup hingga pidana mati.

Putra dari Raja Dangdut Rhoma Irama yang juga merupakan Ketum Partai Idaman itu ditangkap di sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat, dini hari tadi. Polisi berhasil mengamankan paket sabu seberat 0,7 gram dari Ridho.

Tags :

About the Author