Presiden Joko Widodo Meresmikan Masjid di Daan Mogot

Peresmian Masjid di Daan Mogot Maju Sehari Karena Jadwal Presiden Joko Widodo

Liputan389.com – Presiden Jokowi atau Joko Widodo meresmikan tempat ibadah Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari atau tempat ibadah Masjid Raya Jakarta di sekitar Daan Mogot, Jakarta Barat. Peresmian tempat ibadah Masjid ini maju sehari dari yang sebelumnya direncanakan pada Minggu 16 April besok.

Menurut Djarot Saiful Hidayat yang kembali aktif menjadi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, peresmian ini dilakukan karena mengikuti jadwal kegiatan dari pak presiden yang sangat padat.

“Itu (peresmian tempat ibadah Masjid) kan tergantung presiden, jadwal kegiatan dari pak presiden. Kalau kami ini sudah jalan aja, enggak ada salah sangka segala macam,” ujar dia di Cipinang Indah, Jakarta Timur, Sabtu (15/4/2017).

Terkait adanya bentuk atau simbol di tempat ibadah Masjid Raya Jakarta yang saat ini tengah ramai dibicarakan netizen, Djarot Saiful Hidayat enggan berkomentar yang lebih jauh. “Ah itu enggak paham mereka,” tegas dia.

Jokowi melakukan janjinya sesuai dengan apa yang Ia katakan. Meresmikan beberapa Masjid adalah janjinya. Bahkan janji yang Ia belum sempat tuntaskan kala menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Presiden Jokowi bisa lebih mudah menepati janjinya ketika saat ini Ia menjadi Presiden Republik Indonesia. Ia bisa lebih leluasa bergerak untuk melakukan hal-hal yang belum Ia tuntaskan dan Ia janjikan sebelumnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi atau Joko Widodo meresmikan tempat ibadah Masjid Hasyim Asy’ari atau tempat ibadah Masjid Raya Jakarta di sekitar Daan Mogot, Jakarta Barat. tempat ibadah Masjid ini sudah dicanangkan saat dia masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Joko Widodo pun mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak baik Pemerintah DKI Jakarta, DPRD DKI Jakarta maupun pihak lainnya atas dibangunnya tempat ibadah Masjid ini. Tindakan ini merupakan bentuk kerja sama pemerintah pusat dan daerah yang baik.

“Ini (tempat ibadah Masjid Raya Jakarta) bukti pemerintah pusat dan daerah punya komitmen, tidak hanya menjamin kehidupan warga tapi menjamin hak beribadah yang semarak dan barokah,” kata Joko Widodo.(adm/liputan389)

About the Author