Sidang DPR Hotel Century: Angie dan Lisa akan Dikonfrontasi

0
11
views

Liputan389 – Sidang DPR Hotel Century Jaksa akan mengkonfrontasi Angelina Sondakh dengan eks sekretaris tim asistensi kasus proyek Hambalang, Lisa Lukitawati Isa, yang sangat merasa ketakutan ketika ada rapat DPR yang digelar di Hotel Atlet Century untuk membahas masalah penambahan anggaran. Dan saat itu Lisa mengaku sangat ketakutan karena Angelina Sondakh yang memimpin rapat ini.

Hal itu disampaikan JPU di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor. Menurut salah satu anggota dari tim JPU, Asri Irwan, dengan pentingnya keterangan kedua nya untuk mencari kebenaran yang tejadi terkait pertemuan atau dalam sidang yang digelar DPR di Hotel Atlet Century yang membahas soal penambahan anggaran proyek Hambalang.

“Kita akan memanggil Lisa Lukitawati dan Angelina Sondakh tentang rapat Komisi X di Hotel Century,” kata Asri di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Raya, Liputan389 Senin (15/5/2017).

“Mengenai keterangan Lisa bahwa ada sidang DPR Komisi X di Hotel Century yang katanya dipimpin oleh Angelina Sondakh. Padahal versi Angelina tidak pernah dan tidak ada hal itu,” ujarnya.

Selain itu, JPU KPK rencananya akan memanggil Nazaruddin. Sidang selanjutnya sendiri akan digelar pada 22 Mei nanti. “Kita akan panggil Nazaruddin nanti,” ujarnya.

Sebelumnya, Angelina Sondakh mengaku siap dikonfrontasi dengan Lisa Lukitawati. Angelina Sondakh mengaku tidak mengenal dan tidak pernah bertemu dengan Lisa. Dia mengaku tidak memiliki kewenangan memimpin rapat, apalagi saat itu rapatnya soal penambahan anggaran.

“Keterangan Lisa Lukitawati pada persidangan ini ada sesuatu yang ditakutkan. Yang sangat menakutkan, menurut Lisa Lukitawati, yaitu ada rapat digelar di luar DPR dan di luar hari kerja. Rapat itu dipimpin oleh Ibu Angelina Sondakh?” tanya jaksa KPK kepada Angelina Sondakh dalam sidang di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Liputan389 Senin (15/5).

“Kalau saya itu tidak bisa pimpin rapat. Saya itu anggota, itu tidak boleh dipimpin anggota biasa. Makanya, kalau pimpin rapat di DPR, apalagi mengenai anggaran, tidak boleh (dipimpin anggota biasa),” kata Angelina Sondakh.

Comments

comments