Jagat Selebriti dan Hebohnya Pesta Gay ‘The Wild One’

Liputan389 – Publik dikejutkan dengan terungkapnya pesta gay bertajuk ‘The Wild One‘ di sebuah ruko di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di Indonesia masih sangat tabu dengan hal-hal beraroma LGBT.

Di jagat selebriti, sebenarnya obrolan artis-artis yang termasuk kaum penyuka sesama jenis sudah sejak lama berembus.

pesta gay 'The Wild One'.
Para pria yang ditangkap dari pesta gay ‘The Wild One’. (Dok. Polres Jakarta Utara)

“Itu gk ada artisny? Kan seleb qt jg bntyk,” tulis y*kono dalam laman Instagram penyebar berita hebohnya penyergapan ruko pesta gay tersebut, Senin (22/5).

Menyoal hebohnya penggerebekan tersebut, dua presenter Dave Hendrik dan Caren Delano pernah kepergok menghadiri festival White Party di Bangkok, Thailand awal 2017 lalu.

Diketahui bahwa festival itu adalah perayaan kaum pria penyuka sesama jenis. Saat itu Caren mengaku cuma menghormati ajakan teman ke sana. Sementara Dave tak pernah buka suara mengenai hal tersebut.

Sementara pedangdut Saipul Jamil memimpin daftar kasus hukum karena perkara LGBT. Ipul masih mendekam di tahanan karena terbukti bersalah melecehkan anak laki-laki di bawah umur.

Presenter Indra Bekti pun pernah diterpa tuduhan mirip tapi serupa seperti Saipul. Saat itu Indra Bekti dipolisikan Lalu Gigih Arsanofa atas pelecehan sesama jenis.

Gigih saat itu adalah talent yang dijanjikan akan diorbitkan sebagai artis. Tapi klaim Gigih, Indra memaksanya untuk berhubungan. Hingga kini kasus tersebut menguap tanpa ada kelanjutan. Tuduhan Gigih juga dianggap tak terbukti.

Kembali ke pesta gay ‘The Wild One’ yang ramai diberitakan, ruko berlantai tiga yang digunakan party-nya cowok sesama jenis berwarna cokelat diketahui orang sekitar tadinya hanya tempat fitnes. Tempat itu terselubung dan ramai saat ujung pekan tiba.

Saat disergap, 141 pria ditangkap dalam pesta gay ‘The Wild One’. Banyak barang bukti di lokasi ketika penyergapan dilakukan seperti kondom dan alat-alat BDSM di ruko di kawasan Kelapa Gading tersebut.

 

Cerita soal Ruko Pesta Gay: Tak Ada Cewek tapi Ditemukan Kondom

Jakarta – Polisi menggerebek sebuah ruko yang dipakai untuk pesta gay di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (21/5/2017) malam. Ada seratus lebih pria yang diamankan polisi dari lokasi tersebut.

Seorang petugas satpam yang tidak mau disebutkan namanya menceritakan kegiatan yang sering terjadi di ruko tersebut. Dia menyebut lokasi itu sebagai tempat fitness. Pengunjung lebih ramai datang pada akhir pekan.

“Yang saya tahu, ini tempat fitness. Di sana ramainya kalau lagi weekend. Kalau hari biasa nggak terlalu ramai pengunjung yang datang,” katanya di kawasan Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 RT 15 RW 03, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakut, Senin (22/5).

Dia mengatakan ruko tersebut aktif dipakai sebagai tempat fitness selama sekitar 2 tahun. Dalam pengamatannya, pengunjung yang datang hanyalah lelaki.

“Di sana saya lihatnya hanya cowok yang datang. Tidak pernah saya lihat ada cewek masuk ke dalam,” ujarnya.

Dia mengaku tidak mengetahui soal intensitas ruko tersebut dijadikan tempat pesta. Dia juga kaget saat banyak polisi datang menggerebek ruko tersebut.

“Saya nggak tahu kalau di sana ada pesta gay. Saya juga baru tahu waktu polisi gerebek di sana semalam,” ucap dia.

Meski kaget, dia sudah curiga terhadap ruko fitness tersebut. Sebab, petugas office boy kerap menemukan kondom ketika mengumpulkan sampah dari ruko itu.

Office boy di sana kalau buang sampah dari dalam ruko sering menemukan kondom bekas dipakai. Anehnya, di sana kan nggak pernah ada cewek yang datang,” tuturnya.

Dia mengatakan pemilik ruko di sekitar lokasi tersebut tidak pernah mengeluhkan kondisi ruko itu. Sebab, mereka hanya fokus pada bisnis masing-masing.

Sementara itu, petugas satpam ini mengaku pernah diajak ikut fitness di ruko tersebut. Namun, karena curiga terhadap pengunjung yang ada di sana, dia menolak. Suatu ketika, seorang temannya malah pernah diajak pergi oleh salah satu pengunjung.

“Saya pernah diajak ikut fitness waktu ada harga promo. Tapi saya nggak mau. Teman saya yang lagi jaga mobil pengunjung malah sempat mau diajak pergi. Tapi dia juga menolak,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ruko berlantai tiga itu berwarna cokelat. Tak ada plang nama yang dipasang di sana. Polisi telah membentangkan police line di lokasi tersebut. Ada lebih dari 20 unit motor dan beberapa mobil yang ikut masuk bentangan police line tersebut.

Polisi menggerebek ruko tersebut saat menggelar pesta gay bertema ‘The Wild One’. Polisi akan merilis kasus itu pada siang ini.

About the Author