Pesta Gay dan Homo di Kelapa Gading sedang heboh viral

Kronologi Awal Polisi Grebek Tempat Pesta Gay

Bola389 – Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi menjelaskan, Kepolisian Jakarta Utara telah melakukan pengintaian selama dua pekan terhadap kegiatan seks pesta gay yang dilakukan di salah satu ruko di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sebelumnya, Kepolisian Jakarta Utara mendapatkan laporan adanya aktivitas mencurigakan yang berbau prostitusi yang terjadi di ruko tersebut. Selama dua pekan, secara intens petugas memantau kegiatan itu.

Setelah diyakini bahwa ruko tersebut sebagai tempat pesta seks, pada Minggu 21 mei 2017 malam Kepolisian Jakarta Utara menggerebek ruko itu.

Nasriadi mengatakan, saat penggerebekan, ada petugas kemananan ruko yang sedang berjaga. Namun, petugas keamanan tak bisa melawan karena sejumlah petugas keKepolisian Jakarta Utaraan telah mengepung kawasan itu.

Kepolisian Jakarta Utara lalu menyisir lantai dasar yang dijadikan sebagai tempat fitness. Di lantai ini, tidak ditemukan adanya aktivitas yang mencurigakan. Penggerebekan kemudian berlanjut ke lantai dua ruko.

Di sana, ditemukan para pengunjung yang sedang menyaksikan pertunjukan striptis. Sebagian penonton tak mengenakan busana. Kondisi di lantai ini layaknya sebuah pesta di sebuah diskotek.

Kepolisian Jakarta Utara lantas menyisir lantai tiga yang dijadikan sebagai tempat spa. Di lantai ini Kepolisian Jakarta Utara juga menemukan sejumlah pengunjung yang tak mengenakan busana berkumpul dengan sesama jenis.

Kepolisian Jakarta Utara tidak menemukan adanya pengunjung yang sedang melakukan hubungan badan. Ada sebanyak 141 orang yang diamankan.

Pada malam itu juga seluruh pengunjung digelandang ke Mapolres Jakarta Utara guna dimintai keterangan.

“Mereka tidak ada yang melakukan hubungan, tapi kalau striptis tertangkap tangan,” ujar Nasriadi di Mapolres Jakarta Utara, Senin 22 Mei 2017. Dari 141 orang itu, 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sebanyak 10 orang itu bernisial CD, N, D, dan RS yang merupakan pengelolan tempat tersebut, SA, BY, R, dan TT penari striptis, dan A, S yang merupakan tamu yang tertangkap menari bersama para penari striptis.

Kepolisian Jakarta Utara masih melakukan pemeriksaan terhadap 131 pengunjung lainnya. Tidak ada yang menyangka bahwa ternyata tempat itu menjadi salah satu lokasi yang dibuat untuk melakukan kegiatan yang sangat tidak senonoh dan juga dapat meresahkan warga sekitar. Untuk warga sekitar tempat kejadian yang menemui tempar mencurigakan bisa melapor ke kepolisian Jakarta Utara agar bisa langsung diproses lebih lanjut.

About the Author