Kekecewaan pendukung Ahok kepada Jokowi yang tidak melakukan tindakan apapun

Kekecewaan Pendukung Ahok Kepada Presiden Jokowi

Liputan389 – Meski belum ada survei resmi, namun muncul fenomena pendukung Basuki Tjahaja Purnama yang kecewa terhadap Presiden Joko Widodo. Kekecewaan pendukung Ahok itu terkait kasus penodaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hingga akhirnya Ahok divonis bersalah dan dihukum dua tahun penjara.

Seperti diketahui, Joko Widodo adalah kawan lama Ahok (Nama Pendukung Ahok). Mereka sempat berduet ketika memimpin DKI Jakarta.

“Kalau sudah masuk ke wilayah hukum, kita semua harus tahu, tidak bisa diintervensi,” ujar Joko Widodo. “Tidak bisa kita mengintervensi hukum, karena itu adalah wilayah yudikatif dan kita ada di eksekutif. Rakyat harus tahu itu,” lanjut Joko Widodo.

Baca Juga : Cerita Djarot Soal Perkataan Ahok yang menusuk hati

Siapapun harus menghormati hukum, mulai dari penyelidik Polri, jaksa penuntut umum hingga hakim.

Sekali lagi, Joko Widodo menegaskan, dirinya tidak bisa mengintervensi. Joko Widodo menegaskan, hal ini akan menjadi pembelajaran bagi rakyat Indonesia. Rakyat jangan berpikir seorang Presiden bisa seenaknya memasuki ‘trias politica.

Batas-batas eksekutif, legislatif dan yudikatif tidak bisa diterabas begitu saja demi sebuah kepentingan politik. Joko Widodo yakin bahwa masyarakat, khususnya para pendukung Ahok, akan semakin dewasa dalam berpandangan.

“Pembelajaran seperti ini yang membuat rakyat semakin matang dan dewasa. Mana wilayah politik, mana hukum, mana pemerintahan, eksekutif dan wilayah yudikatif. Rakyat harus semakin tahu,” ujar Joko Widodo.

Soal keputusan hukum tersebut diterima atau tidak, Joko Widodo mempersilahkan mereka, khususnya yang tidak terima atas putusan itu, untuk menyuarakan pendapatnya di ruang-ruang yang telah disediakan undang-undang.

“Kita suka atau tidak suka, ya silahkan menyampaikan pada ruang-ruang yang ada. Tetapi bahwa itu sudah diputuskan oleh majelis hakim, ya harus kita hormati. Setiap individu akan berbeda-beda suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, berbeda-beda,” ujar Joko Widodo.

Tentunya kita semua berharap kondisi Indonesia ini semakin kondusif mengingat beberapa waktu belakangan ini banyak sekali tindakan atau kegiatan yang sudah mulai ingin merusak NKRI, misalnya saja soal anak kecil yang meneriakan kata-kata kasar BUNUH AHOK.

About the Author