Habib Rizieq Shihab siapk kembali ke tanah air, dan rencananya Imam Besar FPI tersebut akan disambut oleh ribuan pendukungnya.

Habib Rizieq Akan Disambut Oleh Pendukungnya Saat Tiba di Indonesia

Liputan389 – Sejumlah ormas keagamaan yang tergabung dalam Presidium Alumni 212 aksi 2 Desember mengecam penetapan tersangka dan status buron oleh polisi terhadap pemimpin Front Pembela Islam FPI, Habib Rizieq Shihab.

Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Sambo mengatakan pihaknya akan menggelar aksi untuk menyambut kepulangan Rizieq ke Indonesia.

“Khusus penetapan Habib Rizieq dan kepulangan beliau ke Tanah Air maka kami mengajak ormas Islam lainnya dan juga komponen masyarakat yang cinta ulama untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai simbol matinya keadilan,” kata Ansufri, di Masjid Baiturrahman, Tebet, Rabu 31 Mei 2017.

“Aksi satu juta massa menjemput Rizieq di bandara waktunya akan kami tentukan, kami punya jadwalnya,” kata Ansufri.

Selain itu, kata Ansufri, Rizieq akan dijemput satu juta massa pendukungnya saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta dari Arab Saudi. Sebelumnya, beredar selebaran di media sosial tentang ajakan untuk mengepung Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, saat pimpinan Front Pembela Islam FPI Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia dari Arab Saudi.

Berdasarkan selebaran itu, pengepungan Bandara akan dilakukan untuk mencegah polisiĀ  menjemput dan membawa Rizieq ke Mapolda Metro Jaya terkait kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang melibatkan Rizieq dan Firza Husein.

Penetapan Rizieq sebagai tersangka dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara atas kasus percakapan via Whatsapp berkonten pornografi diduga antara Rizieq dengan Firza Husein.

Dalam kasus itu, Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Polda Metro Jaya memasukkan nama Rizieq Shihab ke dalam daftar pencarian orang DPO atau buron. Rizieq dan Firza telah ditetapkan menjadi tersangka. Namun, hingga kini Rizieq tak pernah memenuhi panggilan kepolisian. Dalam kasus Rizieq dan Firza telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi bahkan telah menetapkan Rizieq sebagai buron.

Terkait selebaran yang beredar di media sosial itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, masyarakat saat ini sudah cerdas. Menurut dia, masyarakat tidak akan terpengaruh dengan ajakan tersebut.

“Kita lihat masyarakat sudah cerdas, sudah pintar kok ya. Sudah pintar masyarakat itu, mana yang betul, mana yang salah,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu 31 Mei 2017 lalu.

About the Author