Fahri Hamzah terus membuat kontroversi dengan menyerang pimpinan PKS dan anehnya munculnya Anis matta

Keinginan Fahri Hamzah Soal Ganti Pimpinan di PKS

Liputan389 – Politikus PKS yang juga Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendesak jajaran petinggi partainya diganti total. Ketua DPP PKS Bidang Komunikasi, Ledia Hanifa Amaliah menyatakan pimpinan tak bisa diganti hanya karena keinginan seseorang.

Fahri punya alasan sendiri meminta agar pimpinan PKS diganti. Menurutnya, berbagai macam manuver politik dan konflik internal yang diciptakan pimpinan tertinggi PKS saat ini menunjukkan ketidakmatangan mereka dalam mengelola partai.

Menanggapi hal tersebut, DPP PKS mengatakan pergantian kepengurusan merupakan kewenangan internal PKS. Pergantian kepemimpinan dinilai PKS bukan tergantung kehendak seorang saja.

“Penggantian kepengurusan adalah kewenangan dari internal PKS. Ada mekanisme evaluasi kinerja. Bukan tergantung kehendak seseorang. Mekanisme itu berjalan sesuai AD/ART,” ujar Ledia melalui pesan singkat, Selasa 06 Juni 2017.

Ucapan Politikus yang bernama lengkap H. Fahri Hamzah S.E ini kerap dikaitkan dengan isu kembalinya Anis Matta memimpin PKS. Menurut Ledia, hal yang wajar jika ada pihak yang ingin Anis kembali menjadi presiden PKS.

“Boleh jadi ada yang ingin Pak Anis jadi presiden. Wajar saja sepanjang mengikuti aturan yang berlaku. Kan juga ada periodisasinya,” kata dia.

Sebelumnya, Fahri mengatakan kepemimpinan PKS semakin tidak jelas pembelaannya pada masalah umat dan rakyat. Elite PKS disebut lebih menunjukkan egoisme pimpinan partainya. Dia pun menyerukan agar seluruh anggota dan pengurus PKS di Indonesia mendesak reformasi kepemimpinan PKS dan mengganti jajaran petingginya.

“Saya punya pikiran begini. Ada banyak generasi di dalam PKS. Yang mulai sadar bahwa cara mengelola politik seperti PKS sekarang ini adalah salah,” kata Fahri dalam keterangan tertulisnya, Senin 5 Juni.

Meski begitu dia mengatakan banyak yang penakut dalam hal ini. Fahri menyebut banyak kader PKS yang sadar pimpinan saat ini tidak benar, namun belum masif walaupun menurut dia jumlahnya lebih banyak dari pendukung pimpinan PKS kini.

“Saya percaya dan berdoa bahwa kepemimpinan PKS sekarang ini akan segera berganti dengan pemimpin yang mengerti persoalan sehingga bisa mewakili persoalan umat,” tukasnya.

About the Author