Ketua DPR dan Golkar, Setya Novanto Meresmikan Peluncuran Sepeda Listrik

Setya Novanto Resmikan Sepeda Motor Listrik

Liputan389 – Ketua DPR-RI sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto meresmikan peluncuran sepeda motor listrik dengan brand ‘Take Run’ , hasil inovasi siswa SMK Pesantren Sabilil Muttakin Takeran Magetan, Rabu (14/6/2017).

Saat peresmian, Setya Novanto langsung mencoba mengendarai sepeda motor tersebut di sekeliling massa yang memadati halaman pesantren. Saat meluncur, Novanto langsung disambut dengan tepukan yang gemuruh dari ribuan santri dan siswa.

Ia sangat terkesan dengan penemuan itu karena siswa SMK bisa melahirkan karya sepeda motor listrik ramah lingkungan yang kini menjadi tren dunia. Sekaligus beliau mendukung agar program tersebut dapat dikembangkan dengan skala yang lebih besar sehingga pada saatnya nanti menjadi industri.

Sebagai bentuk dukungan beliau langsung memesan 10 unit, diikuti Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Yudha dengan pesanan yang sama, anggota DPR Dapil VII Jawa Timur Gatot Sujito 2 unit, dan Ketua Korwil Jatim Yahya Zaini 3 unit. Untuk tahap awal, sudah ada 25 unit pesanan.

Sebagai pimpinan Komisi yang membidangi energi, Satya memberi masukan agar kapasitas baterainya diperbesar sehingga bisa tahan lama dan kecepatan laju sepeda motor bisa ditingkatkan.

Dalam Safari Ramadan tersebut, dilakukan silaturahmi dengan sekitar 5.000 orang Keluarga Besar Pesantren Sabilil Muttakin yang terdiri dari pengasuh, kiyai, guru, santri, dan para siswa serta tokoh dan kader-Golkar Magetan. Ia juga memberikan santunan kepada para anak yatim dan sembako kepada fakir miskin.

Di Pesantren yang jadi basis dan pendukung setia Golkar tersebut, Setya Novanto menyampaikan ingin menjadikan Golkar sebagai rumahnya alim ulama, santri dan umat Islam. Ia menegaskan Golkar tumbuh menjadi partai besar dan bisa bertahan sampai sekarang, tak lain karena peran, dukungan, dan doa para ulama.

Golkar akan terus berjuang bersama ulama untuk mengembangkan Islam yang tasamuh (toleran) dan tawassut (moderat) untuk mendukung percepatan pembangunan menuju Indonesia yang maju, aman, tentram, dan adil.

Indonesia menurutnya, membutuhkan anak-anak muda yang kreatif dan inovatif untuk mencapai kemajuan dan kejayaan. Itu harus lahir dari dunia pendidikan, di antaranya dari kalangan pesantren.

Pesantren harus didorong sebagai pusat inovasi dan kreativitas anak-anak muda karena kultur pendidikan di pesantren menekankan pada aspek kemandirian.

Dalam silaturahmi tersebut hadir Pimpinan Pesantren, Ir. KH.Miratul Mukminin, dan petinggi Golkar antara lain, Yahya Zaini, Zainuddin Amali, Nurul Arifin, Satya Yudha, Gatot Sujito, dan Suryo Alam serta Pengurus Golkar Jawa Timur.

About the Author