Kedatangan Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama membuat Polri dan TNI melakukan pertemuan untuk melakukan pengamanan

Polri Serta TNI Gelar Apel Untuk Pengamanan Obama

Liputan389 – Personel TNI dan Polri menggelar apel pasukan pengamanan VVIP Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama selama liburan di Bali. Pasukan ini dikomandoi oleh Danrem 163/Wira Satya Kolonel (Arh) I Gede Widiyana.

Pantauan tim lapangan liputan389, di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Jumat 23 Juni 2017 pagi, ada setidaknya 4 unit Sub Satgas Incognito bersenjata laras panjang yang diduga untuk mengawal keamanan Obama beserta keluarga dan rombongan di Bali.

Kemudian ada barisan Sub Satgas Bandara Ngurah Rai dan pelabuhan. Total diperkirakan jumlah kekuatan personel mencapai lebih dari 200 orang dari berbagai satuan seperti pasukan khusus TNI, Brimob, dan sipil.

“Pengamanan kali ini agak unik karena sifatnya tentatif sehingga tiap saat kita harus fleksibel menghadapi situasi. Namun demikian, Aku sudah menyusun pasukan berdasarkan perkiraan lokasi perjalanan,” kata Widiyana saat amanat Komandan Apel.

Tidak disebutkan jumlah pasti personel pengamanan mantan presiden Amerika Serikat ini. Bahkan Widiyana pun menyatakan tak ada informasi kunjungan Obama di objek-objek wisata. Obama dan rombongan diperkirakan akan tiba di Bali pada jam 17.55 WITa nanti. Rombongan Obama akan menginap di Ubud, Gianyar.

“Sudah ada beberapa titik yang sudah kita ketahui, dan itu terbatas, yakni kedatangan dan lokasi menginap,” ujar Widiyana.

Obama Ke Indonesia Dikawal Secret Service

Komandan Korem 163/Wira Satya Kolonel Arh I Gede Widiyana menyebut Barack Obama membawa Secret Service untuk keamanan keluarga dan rombongannya selama di Bali. Namun TNI bersama Polri siap mengamankan keberadaan presiden ke-44 AS tersebut.

“Kami tetap siapkan (pengamanan) sesuai protap. Paspampres ada, Secret Service dari mereka juga ada, sudah melekat. Jumlahnya kami belum tahu,” kata Widiyana di kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Kamis 22 Juni 2017.

Widiyana mengatakan pengamanan akan dilakukan berdasarkan SOP, seperti zonasi berupa ring I, ring II, dan ring III. Pengamanan juga akan dikoordinasikan dengan Secret Service yang mengawal Obama beserta keluarga.

“Mereka ingin santai dan privasi. Mereka ingin tertutup saja, tapi kami tidak bisa seperti itu karena perlakuan terhadap mantan presiden tetap berlaku VVIP,” ujar Widiyana.

“Kita sudah ada prosedurnya dan kalau mereka nanti tinggal disesuaikan saja. SOP-nya jelas, presiden, mantan presiden, atau setingkat presiden itu sudah ada. Kami laksanakan sesuai SOP, sama saja dengan waktu Raja Salman,” imbuhnya.

Belum diketahui objek wisata mana saja yang akan dikunjungi oleh Obama dan keluarganya selama di Bali. Namun Widiyana menyatakan jajarannya siap selalu untuk memastikan keselamatan tokoh dunia yang pernah tinggal di Menteng, Jakarta Pusat, itu.

“Kami sudah menyiapkan semua. Namun beliau (Obama) datang ke sini dalam rangka liburan dan mengedepankan privasi. Tapi kami selalu siap. Beliau ke mana-mana belum tahu, tapi kita sudah siap,” katanya.

“Pengamanan destinasi wisata belum ada, makanya kami cuma siap-siap saja. Pengamanan Four Seasons seperti biasa karena mereka ingin privasi tanpa mengganggu kegiatan pariwisata yang lain,” sambung Widiyana.

Secara terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I Dewa Putu Eka Wijaya Wardana menyatakan sudah ada tim advance Obama yang menyurvei lokasi wisata di Bali. Survei itu dilakukan bersama Kementerian Luar Negeri RI.

“Survei sudah dilakukan dan ini Kemenlu yang tahu dengan tim advance-nya. Tapi (Obama) ke sana atau tidak kan tidak tahu karena tentatif,” kata Wardana secara terpisah.

About the Author