Teroris kembali melakukan aksinya, kali ini di Polda Medan, Sumatera Utara, Korbannya adalah Aiptu Martua

Tewasnya Aiptu Martua Ditikam Teroris di Polda Sumut

Liputan389 – Anggota Polda Sumut Aiptu Martua Marga Sigalingging tewas ditusuk oleh terduga teroris di Medan saat beristirahat di posnya. Aiptu Martua tewas usai mendapat tiga kali tusukan. Pelaku diketahui menerobos masuk ke pos penjagaan dengan cara melompat. Saat menyerang, pelaku meneriakkan takbir.

“Dua orang ini melompat kemudian menyerang. Di pos dua orang, harusnya 4, yang 2 patroli. Dua itu, satu di luar pos, satu sedang istirahat. Yang sedang istirahat di dalam pos sedang istirahat,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jaksel, Minggu 25 Juni 2017.

“Ya, sambil teriak Allahuakbar Allahuakbar menyerang,” ucap Setyo.

Terduga teroris pelaku penusukan tersebut berjumlah dua orang. Polisi masih menyelidiki identitas pelaku dan jaringannya. Satu dari dua pelalu tewas ditembak anggota Brimob Polda Sumut, sementara satu lainnya kritis.

Teroris yang Tusuk Polisi Aiptu Martua Pernah Ke Suriah

Polisi telah mengantongi identitas para pelaku teror di Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Medan. Polisi menyebut pelaku pernah ke Suriah. Dengan kemajuan teknologi tentunya menjadi sangat rentan untuk teroris mempelajari soal teknik teror terutama soal meracik bom.

“Teroris tersebut pernah ke Suriah,” kata Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel di Mapolda Sumut, Medan, Minggu pagi 25 Juni 2017.

Namun, Rycko belum membeberkan identitas kedua pelaku, termasuk pelaku mana yang pernah ke Suriah tersebut. Dalam kejadian ini, satu pelaku tewas sementara satu lainnya kritis.

Kepolisian menduga teror penikaman di Mapolda Sumut terkait dengan anggota ISIS, Bahrun Naim. Dugaan sementara aksi nekat pelaku menyerang Aiptu Martua Sigalingging atas perintah Bahrun Naim.

“Informasinya kemarin ada imbauan Bahrun Naim,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari ini, Minggu 25 Juni 2017.

Setyo menyebut Bahrun Naim menyuruh pelaku untuk melakukan amaliyah atau serangan menggunakan apa pun. Saat ini Densus 88 Antiteror Polri dan Polda Sumut sedang mendalami asal jaringan para pelaku untuk memastikan dalang sebenarnya di balik serangan ini.

Sebelumnya diberitakan penyerangan di pos penjagaan di Polda Sumut, Medan, terjadi Minggu pagi ini pada pukul 03.00 WIB. Serangan itu membuat 1 anggota polisi, Aiptu Martua Sigalingging yang sedang berjaga tewas.

About the Author