Konsultasi Djarot Ke Kemendagri Soal Perombakan SKPD

0
22
views
Gubernur Baru DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat melakukan konsultasi dengan Kemendagri soal perombakan SKPD
Gubernur Baru DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat melakukan konsultasi dengan Kemendagri soal perombakan SKPD

Liputan389 – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan konsultasi membahas soal perombakan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov DKI Jakarta bersama jajarannya hari ini. Dia akan mengevaluasi kinerja setiap pegawai.

“Makanya kita evaluasi terus ini,” ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu 5 Juli 2017.

Djarot menyebut hampir semua tingkatan eselon akan dirombak, dari eselon II hingga eselon IV. “Semuanya (eselon) II, III, IV, (akan dirombak). Eselon II ada, eselon III ada, eselon IV ada,” kata Djarot menambahkan. Selain itu, perombakan ini juga bertujuan mengisi jabatan-jabatan yang kosong, baik karena mutasi maupun karena pejabat yang harus pensiun.

“Termasuk mengisi jabatan-jabatan lowong, karena ada lagi beberapa jabatan yang kosong, termasuk mengisi para pejabat yang sudah purna tugas,” jelasnya.

Namun, berbeda dari era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Djarot akan berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terlebih dahulu sebelum merombak SKPD. Ia akan meminta pendapat dan persetujuan Kemendagri untuk mengubah dan mengisi jabatan.

“Tapi untuk mutasi seperti ini tetap meminta persetujuan dari Kemendagri. Kalau dulu zamannya Pak Ahok kan bisa langsung, tapi sekarang karena masa kurang 4-5 bulan, kita akan konsultasi ke Kemendagri,” ucap Djarot. “Nggak tahu nanti, Aku akan konsultasi sama Kemendagri dulu,” ujar Djarot.

Namun, Djarot kembali enggan memaparkan lebih jauh kapan perombakan akan dilakukan. Ia menyebut akan berkonsultasi terlebih dahulu.

Setelah Konsultasi, Djarot Siapkan Kantong Parkir di Monas

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dengan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana membahas perayaan HUT ke-71 Bhayangkara. Djarot turun tangan membantu mulai dari mempersiapkan kantong parkir hingga petugas kebersihan di Monas.

Perayaan akan dilakukan dengan mengusung tema Bhayangkara Run di Monas pada 16 Juli mendatang.”Jadi koordinasi untuk pengamanan penyelengaraan Bhayangkara Run,” kata Djarot di Balai Kota, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa kemarin 4 Juli 2017.

Yang akan disiapkan oleh Pemprov DKI antara lain soal parkir. Mengingat banyaknya massa yang akan hadir, Djarot akan menyiapkan kantong-kantong parkir di daerah sekitaran Monas. “Kami menginginkan tidak ada lagi parkir di sepanjang Jalan Merdeka Selatan maka kantong-kantong parkir itu harus disiapin, IRTI nggak akan cukup makanya di sampaikan Istiqlal disiapkan kantong parkir, terus di Kementerian Pariwisata, Indosat, jadi kantong parkir kita,” ujarnya.

Karena digelar pada hari Minggu, Djarot juga memastikan acara tersebut tidak akan mengganggu car free day. “Kedua, jangan sampai Bhayangkara Run ini kemudian mengganggu car free day makanya rutenya tidak melalui jalur car free day,” ujar Djarot. Selain itu, Djarot ingin agar pengunjung Monas tidak terganggu dengan ribuan peserta lomba lari acara tersebut.

Untuk mendukung acara tersebut, Djarot akan menyiapkan sarana dan prasarana kebersihan, petugas kebersihan hingga petugas penjaga taman.
“Ketiga karena hari Sabtu-Minggu Monas juga banyak orang, kami sama-sama canangkan dengan baik. Sama-sama diatur pengunjung Monas, peserta Bhayangkara Run yang melibatkan sekitar 10 ribu pelari untuk beberapa kategori,” kata dia.

Comments

comments