Ini dia profil Istri Jenderal Polisi, Joice Onsay Warouw yang menampar petugas bandara saat disuruh melepas jam tangan

Pemeriksaan Joice, Istri Jenderal Penampar Petugas Bandara

Liputan389 – Joice Onsay Warouw, istri purnawariwan jenderal polisi yang menampar petugas Avsec Bandara Sam Ratulangi, Manado, mau diperiksa hari ini di Polda Metro Jaya. Joice Onsay Warouw diketahui saat ini sedang berada di Jakarta.

“Siang ini mau diminta keterangan kebetulan beliau sedang ada di Jakarta, maka yang bersangkutan mau diminta keterangan di Polda Metro,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 7 Juli 2017.

Setyo menerangkan keterangan Joice Onsay Warouw di Polda Metro mau disinkronkan dengan hasil pemeriksaan yang ada di Manado. Sebelumnya Joice Onsay Warouw pun telah diminta keterangan oleh polisi di Manado.

“Yang bersangkutan di Manado sudah diminta keterangan. Nanti yang keterangan di sini mau disinkronkan,” terangnya. “Dua-duanya nanti mau di minta keterangan, ibu juga sebagai saksi, juga sebagai terduga,” tegasnya.

Selain itu, Setyo juga menegaskan dua laporan yang disampaikan ke polisi oleh Joice Onsay Warouw dan petugas bandara mau diproses. Kedua laporan itu mau diteliti oleh polisi untuk melihat unsur pidana di dalamnya. Sebelumnya, Polresta Manado menerbangkan penyidiknya ke Jakarta untuk memeriksa Joice Onsay Warouw. Hal itu dilakukan untuk mempercepat proses pemeriksaan.

“Untuk mempercepat proses pemeriksaan, nanti mau ada anggota ke Jakarta,” kata Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Ibrahim Tompo, kepada tim reporter Liputan389, Jumat 7 Juli 2017.

Polresta Manado mau berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengagendakan pemeriksaan tersebut. Dalam berkas laporan, tertera alamat terlapor Joice Onsay Warouw di Jakarta.

Suami Joice Onsay Warouw Ternyata Jenderal Polisi yang Baru Pensiun

Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan proses hukum atas kasus JOW, istri jenderal yang menampar petugas bandara, tetap berlanjut. Suami si perempuan penampar merupakan jenderal polisi yang belum lama ini pensiun.

“Baru pensiun,” kata Syafruddin kepada wartawan di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis kemarin, 6 Juli 2017.

JOW mengamuk saat berada di terminal keberangkatan pada bagian pemeriksaan X-ray sekitar pukul 07.30 WIB, Rabu 5 Juli 2017. Saat JOW melewati gate X-ray, petugas bandara berinisial AM meminta JOW melepaskan jam tangan untuk dimasukkan di mesin X-ray sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tidak terima diingatkan, JOW memarahi serta memukul AM menggunakan tangan dan mengenai lengan korban. Setelah pemukulan itu, petugas bandara lainnya berinisial EW datang melerai.

“Tetapi pelaku memarahi dan memukul perempuan EW menggunakan tangan dan mengenai bagian wajah sebelah kiri,” kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Ibrahim Tompo secara terpisah.

Polri sebelumnya sudah menegaskan pengusutan dugaan tindak pidana dilakukan tanpa melihat latar belakang pelaku. Ada dua laporan yang ditangani polisi, yakni laporan dari dua petugas bandara korban pemukulan dan laporan JOW yang mengadukan petugas bandara atas sangkaan perbuatan tidak menyenangkan.

“Aku belum konfirmasi (JOW istri jenderal, red). Namun siapa pun dia, kita bicara hukum, siapa berbuat apa. Jadi kalau di video itu melakukan penamparan dan yang ditampar itu tidak suka melaporkan, tentunya punya hak untuk melaporkan. Kita proses,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto.

About the Author