Anak Jeremy Thomas Disergap Karena Pakai Narkoba

0
25
views
Anak lelaki dari Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas disergap karena dianggap mengkonsumsi narkoba
Anak lelaki dari Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas disergap karena dianggap mengkonsumsi narkoba

Liputan389 – Kabar buruk datang dari aktor, Jeremy Thomas. Putra sulungnya, Axel Matthew Thomas diduga disekap dan dikroyok oleh sejumlah oknum Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta. Rupanya kejadian tersebut dibenarkan kuasa hukum Matthew, Yanuar Bagus Sasmito.

“Benar. Sabtu kemarin kejadiannya. Sekarang sudah disikapi oknum-oknum tersebut oleh Prompam Bareskrim Polri. Soalnya mereka sudah menyalahgunakan penyelidikan,” ujar Yanuar dalam sambungan telfon 16 Juli 2017.

Sementara itu saat ini Yanuar menyatakan pihak kepolisian sudah melakukan investigasi. Di sisi lain sang ayah Jeremy sendiri sudah melaporkan 2 poin, masalah profesi dan tindak pidana.

Korban saat itu berhasil melarikan diri karena menduga para pelaku itu preman karena tidak mengenakan seragam. Meski begitu, korban kemudian ditangkap oleh para pelaku dan disekap selama empat jam di salah satu kamar hotel.

Korban kemudian dipaksa untuk mengaku telah memiliki serta menggunakan narkoba. Korban juga mendapat penganiayaan dari para pelaku. Korban kemudian dibebaskan setelah mendapat komplain dari orang tuanya dan dibantu oleh Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami memar di bagian wajah, kepala, rusuk, lutut dan punggung dan telah melakukan visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Kasi Humas Bandara Soekarno Hatta, Ipda Prayoga mengatakan, kasus tersebeut tengah ditangani oleh Propam Polda Metro Jaya. “Iya betul, untuk anggota sudah ditangani Propam Polda Metro Jaya,” katanya.

Mesko begitu, Prayoga belum dapat memberikan informasi terkait berapa orang oknum polisi yang terlibat dalam kasus ini. “Nanti saya cek ke Sat Narkoba dulu ya,” ucapnya.

“Yang jelas kita laporan ada dua, masalah profesi dan tindak pidana pengeroyokan, pengianayaan dan kekerasan”.

Yanuar juga menyatakan masalah tersebut tidak akan selesai dengan berdamai namun dengan ganjaran yang setimpal kepada oknum yang berjumlah delapan orang tersebut.

“Empat diantaranya melakukan penganiayaan yang saya maksudkan. Mereka menjebak korban tapi tidak ditemukan sama sekali barang bukti (narkoba), korban dipaksa mengaku. Jadi ini adalah tindak kriminalitas,” jelasnya.

Masalah tersebut muncul usai Axel Matthew diciduk oleh oknum tersebut di Hotel Crystal, Jakarta Selatan Sabtu 15 Juli 2017. Diduga Axel menggunakan narkoba. Dari masalah yang tidak mengenakan tersebut, walhasil Axel harus mengalami luka memar pada bagian wajah, tangan, kaki dan lutut.

Kronologi Penyergapan Anak Jeremy Thomas

Menurut Jeremy Thomas, mulanya penyekapan dilakukan di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Axel, kata dia ketika itu berada di rumahnya di wilayah Cilandak, pukul 19.00 WIB, mendapat telepon dari seorang temannya untuk diminta datang ke hotel tersebut. Axel saat tiba pukul 19.30 WIB, langsung diciduk oleh beberapa orang menggunakan baju preman dengan kondisi mulut berbau alkohol.

“Axel Korban sempat berontak dengan melarikan diri karena menyangka mereka adalah preman yang sedang mabuk. Namun berhasil ditangkap, dan ternyata mereka adalah oknum polisi diduga dari Satuan Narkoba Polres Bandara Soetta,” terang Jeremy saat dikonfirmasi, Senin 17 Juli dini hari.

Lebih lanjut Jeremy menerangkan, korban sempat disekap selama empat jam hingga pukul 22.30 WIB. Ketika di dalam kamar, Axel dipaksa untuk mengaku menggunakan dan memiliki narkoba. Korban juga sempat mendapat aksi pemukulan. Mengetahui kejadian itu, Jeremy melaporkan peristiwa penyekapan ke Mapolda Metro Jaya.

Akibat dari kejadian itu, Axel mendapat luka memar di bagian wajah, tangan, kaki dan punggung. “Visum sudah dilakukan di RSCM,” ucapnya. Dia menuturkan, kasus penyekapan dan penganiayaan oleh diduga oknum polisi dari Polres Bandara Soetta ini bakal dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri.

Comments

comments