Wapres ingin Setya Novanto Dihukum Berat

Wapres Ingin Novanto Dihukum Seberat-beratnya

Liputan389 – Ketua Umum Golkar Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wapres Jusuf Kalla (JK) menyebut setiap perbuatan pasti memiliki efek. JK menegaskan pemerintah mendukung penuh KPK dalam proses penegakan hukum untuk pemberantasan korupsi. Termasuk dalam penanganan kasus korupsi e-KTP yang menyeret nama Ketua DPR tersebut.

“Yang pertama, kita hormati proses hukum dan Golkar akan selalu taat akan proses itu,” lanjut JK di Sentul, Jawa Barat, Selasa 18 Juli 2017.

“Bahwa apa yang terjadi pada ketua umum itu hal yang biasa atas segala perbuatan yang tercela pasti ada sanksinya,” ujar politikus senior Golkar ini.

“Jadi hanya konsekuensi saja ini. Maka pemerintah mendukung segala proses hukum,” ucap JK.

Khusus soal Golkar pasca-penetapan Novanto sebagai tersangka, JK menyebut menyerahkan sepenuhnya kepada kalangan internal partai berlambang beringin itu. Golkar hari ini direncanakan akan menggelar rapat pleno terkait dengan penetapan Novanto sebagai tersangka.

“Itu urusan Golkar-lah,” lanjut JK.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Novanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi e-KTP. KPK menyebut Novanto berperan mengkondisikan pengadaan pengadaan barang dan jasa proyek tersebut.

Peran itu dilakukan Novanto menggunakan tangan orang lain, yaitu Andi Agustinus alias Andi Narogong, yang kini telah berstatus sebagai tersangka. Karena penetapan Novanto sebagai tersangka ini, DPR akan menggelar rapat pimpinan (rapim) siang ini.

About the Author