Fadli Zon membuat sajak tentang diktator kecil

Sajak Diktator Kecil, Tulisan Dari Wakil Ketua DPR, Fadli Zon

Liputan389 – Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali merilis karya sastra. Kali ini Fadli menulis ‘Sajak Diktator Kecil’.

Dalam sajak terbarunya, Fadli bicara soal diktator. Dirinya menyebut ada diktator besar, ada diktator kecil. Dirinya juga menyinggung soal pencitraan, ormas, utang, kodok, hingga kancil dalam sajaknya.

Fadli mengatakan sajak itu Ia tulis dalam rangka Hari Puisi.

“Ya kan hari ini kebetulan Hari Puisi. Hari Puisi ini dideklarasikan bersamaan hari lahirnya Chairil Anwar pada 26 Juli 95 tahun lalu. Jadi ini dijadikan tonggak hari puisi,” ujar Fadli saat berbincang, Rabu 26 Juli 2017.

Berikut ini ‘Sajak Diktator Kecil’ selengkapnya:

SAJAK DIKTATOR KECIL

ada diktator besar
bicara ideologi dasar
pidato propaganda akbar
narasi bersinar massa berkobar
jiwa bergetar rakyat terbakar
semangat menggebu maju tidak gentar
membabat total komprador barbar
tapi diktator besar pun akhirnya pudar
ditelan kuasa pasti bertukar

ada diktator kecil
bicara remeh temeh serba mungil
tuna sejarah berpikir kerdil
pencitraan murah dipoles centil
rakyat ditindas ancaman bedil
ormas ditumpas seperti kutil
ekonomi merangkak labil
utang menjulang tidak bisa nyicil
hukum ditabrak makin tidak adil
wajah demokrasi berbedak dekil
kodok lincah bagai kancil
lawan politik dianggap kerikil
kedunguan mewabah ganjil
tapi roda zaman berputar stabil
kebenaran pasti kalahkan yang batil

Fadli Zon, Jakarta, 26 Juli 2017

Sajak spontan di Hari Puisi, bersamaan dengan lahirnya Chairil Anwar, 95 tahun silam. Fadli Zon memang terkenal suka membuat onar. Sebagai wakil DPR Republik Indonesia, seharusnya Ia bisa menjadi contoh yang benar, namun entah kenapa Ia sangat suka sekali membuat heboh jagat internet dan dunia pemberitaan nasional.

About the Author