Habib Rizieq Curhat Kasusnya Sarat Politis

0
9
views
Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab mengatakan unsur politis sangat kental di kasusnya
Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab mengatakan unsur politis sangat kental di kasusnya

Liputan389 – Kuasa hukum dari Habib Rizieq Syihab, Sugito Atmo Prawiro mengatakan kasus dugaan pornografi di situs baladacintarizieq sarat akan nilai politis. Dirinya berharap perkaranya itu dapat segera dihentikan.

“Habib mengatakan bahwa perkara ini sangat kuat nilai politis sehingga sangat berharap perkara ini dihentikan. Karena ini sudah di BAP maka kami akan mengajukan permohonan untuk SP3,” kata Sugito saat dihubungi, Minggu 20 Agustus 2017.

Menurut Sugito, surat permohonan SP3 telah dikirimkan ke Polda Metro Jaya. Dirinya berharap Polisi akan segera melakukan gelar perkara terkait terkait kasus dugaan chat berkonten pornografi di situs baladacintarizieq yang bertautan dengan tersangka Firza Husein.

“Tentunya dalam permohonan SP3 nanti di kepolisian bakal ada gelar perkara atau evaluasi internal untuk menanggapi surat yang kami kirimkan ke Polda Metro Jaya,” lanjut Sugito.

Sebelumnya, kuasa hukum dari Habib Rizieq Syihab itu telah menunjuk dua orang saksi ahli untuk meringankan perkara kasus dugaan pornografi di situs baladacintarizieq. Keduanya adalah ahli hukum pidana Muzakir dan ahli IT Hermansyah.

“Dari ahli pidana itu Pak Muzakir dan ahli ITnya Hermansyah,” Kata Sugito saat dihubungi Liputan389, Minggu 20 Agustus 2017.

Kuasa hukum dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab, Sugito Atmo Prawiro akan menghadirkan dua orang saksi ahli yang akan meringankan kliennya dalam kasus dugaan pornografi di situs baladacintarizieq. Keduanya merupakan ahli bidang Hukum Pidana dan Teknologi Informasi (IT).

“Dari ahli pidana itu Pak Muzakir dan ahli IT-nya Hermansyah.”

“Terkait dengan hak-haknya tersangka, hak tersangka itu yang penting adalah tersangka diberikan hak menghadirkan saksi yang menguntungkan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu 19 Agustus 2017.

“Kalau saksi IT-nya untuk memastikan ini adalah konten asli atau tidak atau malah rekayasa dari pihak-pihak lain yang sebenarnya menyebarkan dan itu terkait dengan institusi yang ada di indonesia. Kalau pidana menjelaskan ruang lingkup publik jadi siapa yang bertanggung jawab terhadap dalam kasus ini sehingga terupload dan viral tersebar keluar,” jelas Sugito.

Menurut Sugito, kedua saksi ahli itu diminta langsung oleh Rizieq Syihab saat di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah.

“Karena pada saat itu Habib ditanya, apakah akan mengajukan saksi? dan Habib menyatakan akan mengajukan saksi ahli yang meringankan, jadi Pak Muzakir sama ahli IT Hermansyah dan itu masuk dalam BAP. karena waktu itu Aku mendampingi tanggal 27 Juli itu,” tambah Sugito.

Sebelumnya, Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah memeriksa imam besar FPI Habib Rizieq Syihab di Arab Saudi. Polisi mempersilakan Habib Rizieq untuk mengajukan saksi yang meringankan.

Comments

comments