Habib Rizieq Nurut dengan apa yang diperintahkan kepolisian di Arab Saudi

Habib Rizieq Nurut Aturan Saat Diperiksa di Arab Saudi

Liputan389 – Polisi mengatakan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab bersikap kooperatif saat diperiksa di Arab Saudi. Rizieq disebut rela memberikan waktu di sela-sela ibadahnya.

“Kalau dengar dari penyidik yang ditugaskan, beliau sangat koperatif sangat membuka waktu ketika di sela-sela ibadah,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan, di Mapolda Metro, Jl Sudirman, Jakarta, Senin 21 Agustus 2017.

Adi mengungkapkan Rizieq banyak memberikan masukan informasi yang dibutuhkan oleh penyidik. Dia menepis anggapan jika Rizieq dilakukan pemeriksaan secara khusus. “Beliau juga memberikan banyak masukkan informasi yang kami butuhkan dalam pemeriksaan tersebut. Nggak ada (pemeriksaan khusus0. Pemeriksaan biasa saja layaknya pemeriksaan saksi yang lain,” ujarnya.

Namun, Adi tidak menjelaskan secara detail saat ditanya mengelak atay tidaknya Rizieq soal konten pornografi tersebut. Dia hanya menjelaskan apa yang ditanyakan oleh penyidik, jawabannya itu tergantung dari Rizieq.

“Gini secara titik materil mungkin apapun yang kami persiapkan yang kami tanyakan kepada yang bersangkutan tentu juga menjadi bahan yang bersangkutan untuk mengetahui hal-hal apa saja yang dipertanyakan kepada yang bersangkutan. Apapun yang kami persiapkan, yang kami tanyakan kepada yang bersangkutan tentu juga menjadi bahan untuk yang bersangkutan mengetahui hal apa saja yang dipertanyakan terkait dengan menerima atau tidak kami serahkan ke Habib,” jelasnya.

Rizieq telah diperiksa di Arab Saudi pada 27 Juli 2017. Polisi akan mengagendakan kembali pemeriksaan terhadap Rizieq seusai ibadah haji sebab pemeriksaan sebelumnya belum dilakukan secara menyeluruh.

Polisi akan kembali memeriksa imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dalam kasus dugaan chat berkonten pornografi di situs baladacintarizieq. Pemeriksaan dilakukan setelah Rizieq menunaikan ibadah haji.

“Rekan-rekan penyidik menganggap perlu untuk berkomunikasi lagi dengan Habib setelah beliau selesai ibadah dan pulang ke Indonesia kami nanti akan memohon waktu kepada beliau untuk bisa komunikasi dengan beliau kembali,” ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan, di Mapolda Metro, Jl Sudirman, Jakarta, Senin 21 Agustus 2017.

Adi mengatakan pemeriksaan akan dilakukan tidak dalam konteks formal pemanggilan. Pihaknya akan mengkomunikasikan kepada pihak Rizieq mengenai waktu yang tepat untuk dilakukan pemeriksaan.

“Konteksnya bukan secara formal dipanggil ya tapi dikomunikasikan karena di antara kedua belah pihak ternyata sudah ada penghubunglah nanti lewat penghubung Habib kapan punya waktu kita ambil keterangannya,” katanya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan terkait proses pemeriksaan Rizieq di Arab Saudi. Menurutnya, pemeriksaan belum dilakukan secara keseluruhan karena terkendala masalah waktu dan kondisi.

“Ya intinya kita mendapatkan informasi yang diminta oleh penyidik. Tapi belum keseluruhan karena masalah waktu kemudian juga situasi. Nanti kalau ada kekurangan kita akan tanyakan lagi,” jelasnya.

Argo pun menerangkan dalam pemeriksaan tersebut pihaknya hanya berusaha mencocokkan keterangan saksi dan tersangka.

“Ya intinya kita tetap mengkomunikasikan antara keterangan saksi kemudian dengan tersangka dan saksi-saksi lain,” terangnya.

Polisi akan kembali memeriksa imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dalam kasus dugaan chat berkonten porno di situs baladacintarizieq. Pemeriksaan dilakukan setelah Rizieq menunaikan ibadah haji.

“Rekan-rekan penyidik menganggap perlu untuk berkomunikasi lagi dengan Habib setelah beliau selesai ibadah dan pulang ke Indonesia. Kami nanti akan memohon waktu kepada beliau untuk bisa komunikasi dengan beliau kembali,” ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan di Mapolda Metro, Jl Sudirman, Jakarta, Senin 21 Agustus 2017.

Adi mengatakan pemeriksaan akan dilakukan tidak dalam konteks formal pemanggilan. Pihaknya akan berkomunikasi dengan pihak Rizieq mengenai waktu yang tepat untuk pemeriksaan.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan tentang proses pemeriksaan Rizieq di Arab Saudi. Menurutnya, pemeriksaan belum dilakukan secara keseluruhan karena terkendala masalah waktu dan kondisi. “Ya intinya kami mendapatkan informasi yang diminta oleh penyidik. Tapi belum keseluruhan karena masalah waktu kemudian juga situasi. Nanti kalau ada kekurangan kami akan tanyakan lagi,” jelasnya.

Argo pun menerangkan, dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya hanya berusaha mencocokkan keterangan saksi dan tersangka. “Ya intinya kita tetap mengkomunikasikan antara keterangan saksi kemudian dengan tersangka dan saksi-saksi lain,” terangnya.

About the Author